AMBEIEN

Ambeien atau wasir dalam istilah kedokteran disebut dengan Hemorhoids, yakni pelebaran pembuluh perianal (sekitar anus) yang terjadi karena buang air besar (BAB) yang dipaksakan. Penyebab susah BAB adalah kurang minum, kurang makan berserat, dan kurang olah raga. Penyebab lainnya adalah sering duduk dalam waktu yang lama sampai seharian penuh, sering mengangkat beban yang berat-berat, juga kehamilan.

Wasir yang disebabkan kahamilan terjadi karena pada kehamilan dan saat melahirkan terjadi peningkatan tekanan pembuluh darah vena pada daerah rectum dan perianal. Hal ini juga akan semakin besar resikonya jika ada kelemahan pada otot dasar panggul.

Kelemahan otot dasar panggul biasanya terjadi pada wanita yang sering melahirkan tanpa diimbangi dengan latihan mengembalikan kekuatan otot dasar panggul (Kegel’s Exercise).

Hemorrhoid terbagi dalam beberapa derajat. Derajat pertama, wasir berada di dalam alias tidak menonjol keluar. Hanya dapat dilihat dengan teropong yang disebut proktoskop/anuskop. Gejala paling jelasnya adalah perdarahan saat buang air besar.

Derajat kedua, wasir berada di dalam dan bias menonjol keluar, tapi tapi kemudian bias masuk kembali ke dalam dengan sendirinya secara spontan.

Sedangkan derajat ketiga, wasir menonjol keluar dan hanya bias masuk kembali dengan bantuan tangan atau didorong masuk.

Derajat keempat, wasir menonjol keluar dan tidak bias kembali lagi ke dalam, tetapi biasanya tidak sakit, walaupun banyak juga kasus yang disertai rasa nyeri. Biasanya keadaan ini disebut dengan inkarserasi.

Pengobatan hemorrhoid ringan (derajat 1 dan 2) biasanya dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, yakni pola makan yang baik. Misalnya dengan mengkonsumsi banyak serat, minum air putih minimal 2 liter/hari, berolahraga teratur, tidak sering mengangkat beban berat.

Jika cara ini belum membantu, maka ditambah dengan pengobatan medis. Biasanya diberikan obat-obatan untuk memperlancar peredaran darah di sekitar anus dan menghilangkan tonjolan, bengkak serta perdarahan. Obat-obatan tersebut dapat berupa tablet, supposutoria (seperti peluru yang dimasukkan ke anus) atau berupa salep, juga dapat berupa suntikan di daerah sekitar anus.

Sementara derajat 3 dan 4, cara mengobatinya adalah dengan melakukan operasi dengan tujuan mengangkat benjolan yang sudah tidak dapat diterapi lagi dengan obat-obatan. Selain operasi teknik ligasi atau pengikatan juga biasa dilakukan sebagai salah satu cara pengobatannya.

Satu yang perlu diingat adalah meskipun hemorrhoid telah dioperasi kemungkinan untuk kambuh lagi tetap ada jika gaya hidup tidak sehat. Jadi, dari9n sekarang mulailah untuk hidup sehat dan teratur.

PENGOBATAN TRADISIONAL

Bagaimana cara membuatnya? Berikut rinciannya:

1. Siapkan 1 butir kelapa tua;

2. Siapkan 1 butir tomat merah;

3. Siapkan gelas;

4. Siapkan sendok.

1. Kelapa diparut, diperas, dan santannya dimasak. Lama kelamaan dari hasil pemanasan ini akan muncul minyaknya. Bila selesai masak minyaknya disisihkan di tempat yang telah disediakan.

2. Lalu masukkan 1 butir tomat ke dalam gelas dan masukkan pula satu sendok makan minyak kelapa yang kita buat. Dan tumbuk secukupnya tomat tersebut dengan memakai sendok tersebut. Tidak perlu sampai halus. Yang terpenting bisa ditelan oleh mulut kita dan dimamah dengan baik dalam pencernaan kita.

3. Setelah itu makan hasil olahan sederhana itu. Kamu buat obat itu dua kali sehari, pagi dan malam. Ingat!, baca basmallah terlebih dahulu sebelum menelannya.

4. Senantiasa berdoa.

~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 21 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: