BIBIR PECAH – PECAH

BIBIR pecah merupakan salah satu gangguan yang sering dialami saat berpuasa. Gejala awal bibir kering dan akhirnya mengelupas. Tentu saja hal ini akan mengganggu penampilan selain menimbulkan rasa pedih. Lalu bagaimana menyikapinya? Menurut dr Hengky Indradjdja, bibir pecah-pecah saat puasa adalah hal yang wajar.  Karena pada saat puasa memang membuat tubuh sedikit kekurangan cairan. Hal ini terjadi karena pada saat puasa otomatis tidak bisa minum.
Namun, ini tidak menjadi masalah, karena pada saat buka, malam hari dan sahur bisa minum sebanyak-banyaknya untuk mengganti cairan tubuh yang hilang. “Jika kesempatan pada saat berbuka dan sahur tak dimanfaatkan dengan minum yang cukup, inilah yang sering membuat tubuh kekurangan cairan,” ujarnya kepada Jambi Independent, kemarin.

Untuk menyikapinya, kata dr Hengky, saat berpuasa, sebaiknya basahi bibir dengan air liur. Sehingga bibir yang kering tidak menjadi pecah. Namun jangan digigit karena bisa membuat kulit bibir menjadi terkelupas dan akhirnya pecah serta menimbulkan rasa pedih.

Ia menjelaskan, dalam air liur juga terdapat obat antiinfeksi sehingga dengan mengolesi air liur ke bibir juga mencegah munculnya infeksi pada bibir yang kering. “Jika perlu gunakan pelembab bibir,” ujarnya. Namun yang tak kalah penting adalah menjaga asupan cairan yang masuk dalam tubuh pada saat berbuka. Selain air minum juga makanan dan minuman yang bisa menahan air. Seperti buah dan sayur-sayuran. “Makanan tinggi serat mampu menahan cairan dalam jangka waktu lama,” ujarnya.

Mengenai penyebab lain, Hengky menjelaskan bahwa bisa juga karena alergi. Misalnya pada jenis makanan dan minuman tertentu ataupun penggunaan lipstik. “Pada orang yang  alergi terhadap benda tertentu, kontak alergan akan menimbulkan bibir pecah. Namun tidak semuanya,” ujarnya.

Pada lipstik misalnya, ada dua kelompok bahan dalam lipstik yang bisa menyebabkan alergi. Salah satunya adalah zat warna yang dipakai. Bahan pembawa (krim atau stick) bisa juga menyebabkan alergi. Untuk mengatasinya, umumnya reaksi alergi berhenti bila pemakaian bahan penyebab alergi dihentikan. Bila lipstik penyebabnya, reaksi alergi akan berhenti bila pemakaian lipstik dihentikan.

Kekurangan vitamin C juga bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. “Ini sudah umum,” kata dr Hengky. Makanya, mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin akan membantu proses penyembuhan bibir pecah.

Selain itu, bibir pecah juga bisa disebabkan karena adanya infeksi virus, jamur dan bakteri. Kurangnya kebersihan rongga mulut juga berpengaruh. Karena infeksi di rongga mulut bisa menjalar ke bibir. Apalagi, pada mulut terdapat 20 jenis kuman yang bisa menyebabkan infeksi. Sedangkan ada juga jamur yang bisa menyebabkan bibir pecah-pecah yakni jenis jamur kandida. Normalnya jamur ini berada di rongga mulut. Meski begitu, bila jumlahnya berlebihan bisa saja menginfeksi rongga mulut. Kalau itu terjadi infeksi bisa meluas ke sudut bibir melalui air ludah.

Bakteri jenis stafilokokus juga bisa menyebabkan infeksi bibir. Bahkan infeksi jamur dan bakteri sering juga terjadi bersamaan Gejala ini hilang dan timbul artinya gejala hilang beberapa saat lalu timbul lagi. Kondisi panas dan paparann sinar matahari bisa merusak sel-sel epitel bibir, akibatnya bibir menjadi rentan terkena infeksi lalu timbullah gejala bibir pecah-pecah. Pengelupasan kulit bibir sering juga terjadi akibat stres.  Namun, jika gejala bibir pecah tidak kunjung sembuh meski sudah mendapat pengobatan sebaiknya segera waspada. Karena bisa saja ada penyebab lain dari penyakit sistemik lainnya.(*)


~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 21 Mei 2009.

2 Tanggapan to “BIBIR PECAH – PECAH”

  1. kalau bibir trkelpas krna ap????

  2. oooo… gtuu to???…
    q jg sering sudut bibir pd pcah2… klo digerakin rda kaku…
    palagi ktawa… mo snyum ja sakit…hee…hee…
    thx eahh infony….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: