CHOLERA /BERAK CAIR

Cholera adalah infeksi serius yang menyerang usus. Penularannya melalui air atau makanan yang terkontaminasi oleh kotoran penderita.

SEBAB
Bakteri Vibrio Cholerae. Lalat, kecoa dan tikus dapat juga menularkan dengan membawa bakteri dari kotoran yang terinfeksi ke makanan.

TANDA – TANDA

Diare hebat seperti air cucian beras dan berbau amis, banyak lendir dan  sedikit/tidak ada ampasnya
Muntah
Kejang perut
Dehidrasi (merasa haus, bibir/lidah kering, sedikit/tidak keluar air seni.

PERAWATAN

  • Minum oralit sebanyak cairan diare yang keluar
  • Bila dicurigai ada cholera atau tanda-tanda dehidrasi segera dibawa ke RS terdekat

PENCEGAHAN

  • Minum air yang sudah dimasak sampai mendidih
  • Makan makanan yang baru dimasak
  • Makan buah-buahan yang baru dikupas
  • Lindungi makanan dari lalat/kecoa/tikus
  • Cuci tangan dengan sabun dan air bersih sesudah dari kamar mandi atau menyiapkan hidangan
  • Hindari tempat makanan yang kurang bersih
  • Jangan menyuburkan tanah dengan pupuk kotoran manusia.
  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Kolera
  • Penderita yang mengalami penyakit kolera harus segera mandapatkan penaganan segera, yaitu dengan memberikan pengganti cairan tubuh yang hilang sebagai langkah awal. Pemberian cairan dengan cara Infus/Drip adalah yang paling tepat bagi penderita yang banyak kehilangan cairan baik melalui diare atau muntah. Selanjutnya adalah pengobatan terhadap infeksi yang terjadi, yaitu dengan pemberian antibiotik/antimikrobial seperti Tetrasiklin, Doxycycline atau golongan Vibramicyn. Pengobatan antibiotik ini dalam waktu 48 jam dapat menghentikan diare yang terjadi.

    Pada kondisi tertentu, terutama diwilayah yang terserang wabah penyakit kolera pemberian makanan/cairan dilakukan dengan jalan memasukkan selang dari hidung ke lambung (sonde). Sebanyak 50% kasus kolera yang tergolang berat tidak dapat diatasi (meninggal dunia), sedangkan sejumlah 1% penderita kolera yang mendapat penanganan kurang adekuat meninggal dunia. (massachusetts medical society, 2007 : Getting Serious about Cholera).

    Cara pencegahan dan memutuskan tali penularan penyakit kolera adalah dengan prinsip sanitasi lingkungan, terutama kebersihan air dan pembuangan kotoran (feaces) pada tempatnya yang memenuhi standar lingkungan. Lainnya ialah meminum air yang sudah dimasak terlebih dahulu, cuci tangan dengan bersih sebelum makan memakai sabun/antiseptik, cuci sayuran dangan air bersih terutama sayuran yang dimakan mentah (lalapan), hindari memakan ikan dan kerang yang dimasak setengah matang.

    Bila dalam anggota keluarga ada yang terkena kolera, sebaiknya diisolasi dan secepatnya mendapatkan pengobatan. Benda yang tercemar muntahan atau tinja penderita harus di sterilisasi, searangga lalat (vektor) penular lainnya segera diberantas. Pemberian vaksinasi kolera dapat melindungi orang yang kontak langsung dengan penderita.

~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 21 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: