Ejakulasi Dini

Secara sederhana ejakulasi dini diartikan sebagai suatu keadaan yang mana seorang laki laki terlalu cepat ejakulasi. Terkadang hal ini terjadi saat mr p belum tersentuh apa apa. Hanya dengan memikirkan sesuatu yang merangsang penderita ejakulasi dini sudah dapat mengalami ejakulasi. Namun yang paling sering terjadi yakni ejakulasi terjadi sesaat setelah mr p melakukan penetrasi.

Sampai saat ini belum ada satu pun definisi ejakulasi dini yang bisa diterima secara universal karena sulitnya menentukan kapan suatu ejakulasi dikatakan terlalu cepat. Beberapa studi menyebutkan angka dua menit sebagai patokan. Apabila seorang laki laki gagal mempertahankan ejakulasi lebih dari 2 menit baru dikatakan menderita ejakulasi dini. Namun yang paling sering dijadikan patokan saat ini adalah kepuasan dari kedua belah pihak. Bila seorang laki laki gagal mempertahankan ejakulasi sesuai dengan harapan atau kepuasan pasangannya dan kepuasan dirinya sendiri baru bisa dikatakan laki laki tersebut mengalami ejakulasi dini. Disini diperlukan keterbukaan dari pihak laki laki dan perempuan karena kepuasan yang dialami suami belum tentu dialami juga oleh istri.

Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah seksual yang paling sering menghinggapi kaum pria. Selama kehidupan seksualnya, para pria pasti pernah mengalami ejakulasi dini. Hal tersebut tidak menjadi masalah apabila ejakulasi dini tidak berlangsung secara terus menerus dan menganggu keharmonisan rumah tangga. Studi mengatakan ejakulasi dini menyerang pria dari semua status sosial dan angka kejadiannya lebih dari 40%, artinya dari 100 pria yang jalan di mall, 40-nya menderita ejakulasi dini.

Pada usia berapa ejakulasi dini muncul?

Ejakulasi dini dapat muncul pada semua usia, namun kejadian yang paling sering ditemukan yakni pada laki laki usia muda. Terjadinya ejakulasi dini lebih sering berhubungan dengan pengalaman pertama melakukan interaksi seksual. Hal tersebut menjawab pertanyaan mengapa ejakulasi dini banyak terjadi pada laki laki usia muda.

SEBAB

Ada beberapa keadaan yang dapat mempengaruhi proses terjadinya ejakulasi, antara lain perubahan pada kelenjar prostat, atherosklerosis, diabetes dan gangguan saraf serta kegagalan dalam mengendalikan respon ejakulasi. Para ahli dibidang seksualitas beranggapan, pengalaman seksual di masa muda akan mempengaruhi pola ejakulasi nantinya. Mereka berasumsi, kebiasaan melakukan aktifitas seksual secara terburu-buru, pengalaman seksual yang tidak menyenangkan di masa lalu akan membuat semacam pola pembelajaran di otak untuk selalu mempercepat proses ejakulasi. Suasana lingkungan yang tidak nyaman saat beraktifitas seksual juga dapat merangsang ejakulasi secara cepat.

Beberapa gangguan psikososial yang memberi andil terjadinya ejakulasi dini antara lain :
* Pasangan menderita sakit
* Tekanan di tempat kerja, tekanan finansial
* Masalah keluarga, kehilangan anggota keluarga, masalah anak anak
* Orientasi seksual yang salah
* Kurangnya pengalaman beraktifitas seksual
* Keadaan rumah yang ramai
* Gangguan cemas berlebihan, ketakutan mengalami kegagalan
* Kurangnya kemampuan melakukan aktifitas seksual.

Dari semua yang disebutkan diatas, alasan yang paling sering mengemuka adalah ketidakharmonisan hubungan rumah tangga. Beberapa komponen dari gangguan hubungan suami istri ini adalah : istri yang hiperseksual, harapan yang berlebihan dari hubungan seksual, ketidakcocokan kebutuhan di dalam hubungan suami istri, tidak pernah merasa terpuaskan, kurangnya komunikasi dan kepercayaan, perselingkuhan, istri yang juga mengalami gangguan fungsi seksual, dan perasaan ingin memuaskan pasangan terlalu besar.

Bagaimana saya mengatasi ejakulasi dini?

Beberapa laki laki yang mengalami ejakulasi dini dapat mengatasi masalahnya dengan melakukan pengobatan mandiri namun tidak sedikit pula yang memerlukan bantuan dokter. Ingat untuk selalu mendiskusikan dengan pasangan anda masalah yang anda hadapi untuk mencari jalan keluar bersama sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masing masing.

Metode pengobatan mandiri yang cukup efektif dalam mengatasi ejakulasi dini adalah ’stop/start technique’. Teknik ini bisa dilakukan sendirian atau dibantu oleh pasangan.
Langkah 1: Mulailah merangsang mr p, berhentilah sesaat sebelum ejakulasi.
Langkah 2: Istirahatlah, jangan lakukan rangsangan dalam 30-60 detik.
Langkah 3: Mulai merangsang mr p lagi, berhentilah kembali ketika akan ejakulasi.
Langkah 4: Ulangi langkah diatas antara 4 sampai 5 kali sampai anda dapat mengendalikan ejakulasi sendiri.

Teknik masturbasi ini bisa dimodifikasi dengan melakukannya sambil penetrasi, yang disebut ‘teknik memeras’. Istri dapat memeras batang mr p begitu sang suami akan ejakulasi, sensasi ejakulasi akan berangsur lenyap. Mungkin dapat terjadi penurunan ketegangan ereksi sampai dilakukan perangsangan lagi. Keberhasilan dari pengobatan ini sangat tergantung dari komitmen antara suami dan istri.

Sampai saat ini belum ada obat yang dianjurkan untuk diberikan pada penderita ejakulasi dini. Pemberian obat anti depresan memang memberikan manfaat pada beberapa kasus tetapi masih perlu dilakukan pengkajian lebih lanjut. Pemberian obat obatan ini tetap merupakan pendamping pengobatan sex therapy sebagai pengobatan utama. Jika pasangan suami istri kesulitan menjumpai dokter spesialis andrologi untuk memperoleh sex therapy, pasangan ini bisa mengunjungi dokter umum.

~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 21 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: