Inkontinensia / Ngompol

Merupakan ketidakmampuan untuk mengontrol keluarnya air kencing dan tinja (faeces). Penyakit ini merupakan masalah yang biasa ditemukan pada anak-anak kecil dan orang lanjut usia.

SEBAB

Inkontinensia buang air besar:

  • Diare yang terus menerus yang bukan karena infeksi tetapi karena:
    • Minum obat pencahar
    • Efek samping pengobatan antibiotika
  • Cedera pada sumsum tulang
  • Kecacatan fisik yang berat
  • Masalah emosional pada anak-anak
  • Senilitas (pikun)

Inkontinensia buang air kecil:

  • Kelemahan otot dasar panggul yang terjadi pada wanita sehabis melahirkan
  • Infeksi saluran kemih yang berat
  • Kanker  kandung kemih
  • Sumbatan dari pembesaran kelenjar prostat
  • Tuberkulosa
  • Masalah prilaku pada anak-anak.

Ngompol setidaknya diakibatkan oleh belum atau tidak berfungsinya dua mekanisme, yaitu :

  1. Siklus hormon antidiuretik. Hormon ini berguna menekankan produksi air kencing. Biasanya mulai dilepaskan oleh tubuh menjelang senja, sehingga jumlah air kencing di malam hari berkurang.
  2. Sensasi penuh kandung kencing. Sensasi ini cukup kuat sehingga mampu membangunkan anak saat tidur untuk kemudian kencing dikamar mandi atau WC.

Beberapa anak yang masih ngompol pada usia lebih dari 6 tahun, hal demikian perlu diperiksa lebih lanjut ke dokter specialise penyakit anak, karena mungkin ada masalah dengan kedua hal tersebut diatas. Ngompol juga bisa karena keturunan dan beberapa penyakit seperti infeksi saluran kemih, gangguan metabolisme (kencing manis / diabetes usia dini), dan gangguan saraf tulang belakang bisa menjadi penyebab terjadinya ngompol.

Dalam hal ini untuk mengetahui penyebab ngompol perlu wawancara lengkap tentang riwayat keluhan dialami penderita. Perlu juga dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui gambaran penyebab terjadinya ngompol, termasuk pemeriksaan urine dan biakan kuman urine. Kadang diperlukan pemeriksaan radiology dan laboratorium yang lebih lengkap, untuk hal ini perlu sekali konsultasi dengan dokter.

Pengobatan ngompol skunder sangat bergantung pada penyebab. Dengan diobatinya penyakit yang menyebabkanya maka diharapkan gangguan ngompol tidak akan terjadi lagi. Anak juga perlu diberi motivasi, misalnya diberi hadiah bila tidak ngompol lagi. Selain itu anak dibiasakan kencing terlebih dahulu, dan tidak minum menjelang tidur.

Beberapa obat-obatan kadang diperlukan untuk mengatasi ngompol in, demikian juga obat tradisional. Misalnya buah jamblang atau juwt atau dalam bahasa jawa timur duwet bisa digunakan secara empiris untuk mengatasi ngompol.

Caranya : 7 biji jamblang atau juet atau duwet ditumbuk halus lalu direbus dengan 1½ gelas air dan dengan sedikit gula sampai tinggal setengahnya. Dan ramuan ini diminum satu kali sehari sampai ngompolnya sembuh.

~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 21 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: