Vagina Kering, Seks Tidak Nyaman

Vagina kering memang kerap menjadi masalah dalam melakukan hubungan seksual, seperti yang dialami istri anda, dia jadi kesakitan akibat penetrasi anda, sehingga hubungan seksual anda berdua pun jadi tidak nyaman.

Perlu ditelusuri apa yang menyebabkan ini semua.

Vagina kering merupakan gejala adanya ketidak seimbangan kimiawi dan biologis pada vagina. Kimia alami vagina dan seimbangnya jumlah bakteri sangat penting untuk mendapatkan mucosa yang sehat. Kimia alami itu normalnya sedikit asam, dengan pH 4,0 sampai 5,0.

Ada banyak faktor yang dapat mengganggu keseimbangan kimia alami dan menimbulkan problem pada vagina. Yang paling sering terjadi adalah akibat terlalu seringnya seorang wanita mencuci (mengeringkan bagian dalam vagina) dan menggunakan cairan atau semprotan pembersih daerah kewanitaan. Terjadinya ketidak-seimbangan kimiawi dan biologis vagina bisa menyebabkan infeksi (vaginitis) mudah terjadi.

Vagina kering juga biasa ditemui pada penggunaan antibiotik, stres, diet tinggi karbohidrat, perubahan hormonal dan kehamilan atau penggunaan pil kontrasepsi dan iritasi kimia.

Keseimbangan kimia dan biologi vagina harus selalu terjaga, sehingga vagina tidak boleh terlalu kering maupun basah, keduanya dapat memicu terjadinya infeksi kelamin.
Gejala dari infeksi vagina, seperti: gatal-gatal dan iritasi di daerah vagina dan vulva, bau yang tidak biasa, dan nanah.

Berikut hal-hal yang dapat dilakukan untuk membantu istri anda mengatasi keluhan vagina keringnya :
1. Konsumsi gizi seimbang, yang rendah gula.
2. Menjaga kesehatan secara umum dengan cukup tidur, berolahraga, melepaskan tekanan emosi.
3. Menjaga kebersihan secara teratur (tidak berlebihan) dengan:
* a) mandi secara teratur menggunakan sabun yang lembut;
* b) mengeringkan tubuh dengan handuk dari arah depan ke belakang (dari arah vulva ke anus);
* c) memakai pakaian dalam bersih dari bahan katun (bahan nilon terlalu menyimpan panas dan menimbulkan kelembaban berlebihan yang mendorong tumbuhnya bakteri);
* d) menghindari penggunaan cairan atau semprotan pembersih vagina, kertas toilet berwarna, mandi busa, dan handuk milik orang lain;
* e) pastikan bahwa tangan maupun kelamin anda berdua bersih dan sehat.
4. Pastikan bahwa istri anda bisa mengalami lubrikasi (basah) secara alami sebelum terjadi koitus. Jika tidak dapat secara alami, gunakan lubrikan yang larut air.
5. Gunakan kondom saat berhubungan seksual.

Melakukan pemeriksaan area sekitar vagina sangat disarankan, untuk mengetahui dengan pasti apakah telah terjadi infeksi dan agar apapun infeksinya bisa diketahui sedini mungkin (sehingga pengobatan bisa segera diupayakan).
Apabila terjadi infeksi, biasanya akan terjadi gejala perubahan pada warna daerah sekitar vagina menjadi lebih merah, kadang disertai bau yang kurang sedap maupun rasa gatal.

Segera konsultasikan keadaan istri anda ke Dokter Spesialis Obstetri Ginekologi jika dicurigai ada yang tidak biasa terjadi pada daerah sekitar kelamin. Minta pemeriksaan dan penjelasan tentang apa yang terjadi, serta bagaimana mengatasinya, jangan sampai keadaan jadi makin parah.

__________________

~ oleh sakitsebabdanobatnya pada 27 Mei 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: